|
Terbaru Lainnya 11.05.2010 Parlemen Indonesia curigai niat baik Israel
22.02.2010 BKSAP Sepakat Bentuk Panja MDGs
20.01.2010 Hidayat Nur Wahid Hadiri Sidang APPF ke-8
08.12.2009 Presiden Pagi Ini Buka Sidang APA
04.12.2009 Sidang Asian Parliamentary Asembly
04.12.2009 Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Sidang Parlemen Asia
05.11.2009 Kaukus Anggota DPR RI untuk Palestina
05.11.2009 Hidayat: Israel Tidak Layak Jadi Anggota Lembaga Internasional
30.10.2009 HNW Siap Jamin Chandra dan Bibit
Telusur
Arsip Berita
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
| 8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
| 15 |
16 |
17 |
18 |
19 |
20 |
21 |
| 22 |
23 |
24 |
25 |
26 |
27 |
28 |
| 29 |
30 |
31 |
|
|
|
|
|
Rabu, 09 Desember 2009 14:12:39 ¤ hit: 3220
Ketua BKSAP Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Irak
Bandung-Ketua BKSAP Hidayat Nurwahid mengutuk keras tindakan bom bunuh diri yang menimbulkan setidaknya 127 orang tewas pada Selasa 8 Desember di Baghdad,Irak. "ini sangat wajar apabila Asian Parliamentary Assembly (APA) dapat mengeluarkan sikap tegas terhadap masalah pengeboman ini,"kata Hidayat seusai acara pernyataan sikap anggota Parlemen Asia menyambut hari anti korupsi sedunia, di Bandung,(9/12).
Pada kesempatan tersebut, Hidayat juga mengutuk tidakan pengeboman di negara lain seperti di Pakistan yang menimbulkan korban rakyat sipi. "Saya selaku Ketua BKSAP sekaligus delegasi Indonesia di Sidang Parlemen Asia mengutuk keras pengeboman di Irak, pakistan yang mengakibatkan jatuhnya korban rakyat sipil yang tidak berdosa,"paparnya.
Menurut Hidayat, kedaulatan rakyat berada di tangan rakyat sipil yang telah menjadi korban pengeboman. karena itu sudah sepatutnya seluruh anggota dewan yang mewakili rakyat mengutuk keras tindakan pengeboman tersebut. "Delegasi Indonesia mengimbau kepada seluruh organisasi seperti IPU,APA maupun AIPA untuk bekerja lebih efektif menolak perilaku tindakan durjana seperti pengeboman yang memakan korban rakyat sipil,"paparnya.
Dia menambahkan, Delegasi Indonesia menekankan terciptanya perilaku adil dan taat hukum sehingga dapat mengurangi tindakan pengeboman di belahan dunia."Saya mengkhawatirkan adanya skenario dari negara lain dengan mengebom di berbagai wilayah Irak,"terangnya.
Seperti diketahui, Korban jiwa terus berjatuhan di Irak akibat serangan bom. Setidaknya 127 orang tewas dalam serangkaian pengeboman di Irak pada Selasa, 8 Desember waktu setempat. berbagai tokoh dunia juga mengutuk keras tindakan tersebut, seperti Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan tindakan bom bunuh diri tersebut tidak diterima karena itu pihaknya mengutuk keras pengeboman yang menggemparkan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Ban menyusul lima serangan bom mobil di Baghdad. Menurut pejabat Kementerian Dalam Negeri Irak, sebanyak 127 orang tewas dan 448 terluka dalam serangkaian pengeboman itu. (si,nt,tt) Sumber:
Sebelumnya |