|
Terbaru Lainnya 11.05.2010 Parlemen Indonesia curigai niat baik Israel
22.02.2010 BKSAP Sepakat Bentuk Panja MDGs
20.01.2010 Hidayat Nur Wahid Hadiri Sidang APPF ke-8
08.12.2009 Presiden Pagi Ini Buka Sidang APA
04.12.2009 Sidang Asian Parliamentary Asembly
04.12.2009 Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Sidang Parlemen Asia
05.11.2009 Kaukus Anggota DPR RI untuk Palestina
05.11.2009 Hidayat: Israel Tidak Layak Jadi Anggota Lembaga Internasional
30.10.2009 HNW Siap Jamin Chandra dan Bibit
Telusur
Arsip Berita
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
| 8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
| 15 |
16 |
17 |
18 |
19 |
20 |
21 |
| 22 |
23 |
24 |
25 |
26 |
27 |
28 |
| 29 |
30 |
31 |
|
|
|
|
|
Rabu, 09 Desember 2009 14:12:23 ¤ hit: 3185
Hidayat Optimis Seluruh Delegasi Akan Setujui Draft Keuangan APA
Bandung-Ketua Sidang APA Hidayat Nur Wahid mengatakan, dirinya merasa yakin berbagai negara Parlemen Asia akan mendukung dan menyokong Keuangan APA sebagai suatu bentuk komitmen bersama membangun organisasi APA.
"secara organisasi internasional sudah tidak ada hambatannya cuma perlu pendalaman terhadap persoalan ini,"papar Hidayat menanggapi di tundanya dua agenda mengenai sistem keuangan dan Financial APA, seusai acara komite politik APA, Bandung, (8/12).
Hidayat mengatakan, sebelumnya telah disepakati pembentukan Panitia Kecil yang diketuai oleh Arab Saudi, kemudian saat pertemuan di Teheran, Arab Saudi tidak datang dari 6 panitia kecil yang datang hanya 3 delegasi saja. "dari 3 delegasi tersebut tidak dapat mengintrodusir hasilnya dan juga belum di bagikan, oleh karena itu bagaimana kita bisa segera memutuskan persoalan itu,"katanya.
Hidayat menambahkan, pada 2011, Iran masih menanggung biaya keseluruhan sekretariat APA. "Jadi masih ada waktu membahas hal tersebut, pada tahun 2010 mendatang,"paparnya.
menanggapi sidang pleno pagi hari tadi, Menurut Hidayat, sidang pleno pertama ini prinsipnya adalah meneruskan dan menetapkan persetujuan yang telah disepakati didalam sidang executive council tadi malam (Senin, 7/12). "Pada intinya kita merealisasikan kesepakatan tadi malam,"tandasnya.
Hidayat menambahkan, sidang pleno kali ini juga telah memutuskan penetapan keanggotaan India dan Kazakhstan. "India merupakan negara penganut demokrasi terbesar kedua karena itu kita mengharapkan adanya hasil dan kontribusi politik dari keterlibatan India didalam Parlemen Asia,"papar Hidayat.
Hidayat mengatakan, pertemuan lanjutan akan lebih fokus dan mendalam saat membicarakan isu-isu terkini pada pukul sore nanti. "isu tersebut diantaranya adalah mengenai afganistan, jalur gaza dan persoalan pemberantasan terorisme dan korupsi, semuanya akan dibahas didalam political affair nanti,"terangnya. (si,nt,tt) Sumber:
Sebelumnya |