Home » Berita

Terbaru Lainnya

01.02.2010
Indonesia Pimpin Parlemen Islam Dunia

07.01.2010
Hidayat Nurwahid Minta Rehabilitasi Nama Gus Dur

05.01.2010
Hidayat: Sekalian Saja Soeharto & Gus Dur Dijadikan Pahlawan Nasional

09.12.2009
Ketua BKSAP Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Irak

09.12.2009
Hidayat Optimis Seluruh Delegasi Akan Setujui Draft Keuangan APA

09.12.2009
Draf Antiterorisme DPR Disikapi Hati-hati

09.12.2009
Hidayat Nur Wahid: 9 Desember Bukan Ancaman bagi Pemerintah

09.12.2009
Desak Berjalan Damai, Hidayat Nurwahid Juga Ingatkan SBY

08.12.2009
Delegasi APA Mulai Tiba di Bandung



Telusur


Arsip Berita

<< Agustus 2010 >>
Ah Sn Sl Rb Km Jm Sa
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31        
Selasa, 08 Desember 2009 10:12:14 ¤ hit: 3201

Presiden Pagi Ini Buka Sidang APA


Jakarta,Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kunjungan kerja ke Bandung, Jawa Barat, 7-8 Desember 2009. Presiden beserta rombongan meninggalkan Jakarta menuju Bandung, Senin malam (7/12).

Dalam kunjungan kerjanya ke Bandung, Presiden dijadwalkan membuka Sidang Umum ke-4 Konferensi Parlemen Asia (Asian Parliamentary Assembly/APA) pada Selasa pagi, (8/12).

Kemudian pada Selasa siang, Kepala Negara dijadwalkan melakukan penanaman pohon dalam rangka program menanam pohon nasional setiap Desember sebagai salah satu upaya pelestarian lingkungan.

Menurut Ketua Badan Kerja sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR Hidayat Nurwahid, pemilihan Kota Bandung sebagai lokasi penyelenggaraan Sidang Umum ke-4 APA, 7-10 Desember, adalah untuk menyegarkan lagi semangat Bandung yang pernah menjadi lokasi Konferensi Asia Afrika.

Ia mengatakan bahwa agenda sidang kali ini adalah pembangunan ekonomi dan sosial dengan pendekatan pelestarian lingkungan yang akan sejalan dengan Konferensi Perubahan Iklim di Copenhagen, 7-18 Desember. "Dari sidang umum ini akan lahir Deklarasi Bandung yang intinya mengupayakan agar negara-negara Asia bisa diperhitungkan di dunia internasional," katanya.

Sidang Umum ke-4 APA itu diikuti oleh sedikitnya 174 perwakilan parlemen dari 26 negara, empat negara peninjau dan tiga organisasi parlemen di Asia.

Delegasi Indonesia berjumlah 12 orang yang terdiri atas dua pimpinan DPR, empat dari BKSAP DPR, enam orang panitia pelaksana.

APA memiliki 39 parlemen anggota, 18 parlemen peninjau dan tiga organisasi parlemen peninjau.

( Ant / CN13 )



Sumber: Suara Merdeka

Sebelumnya