|
Terbaru Lainnya 01.02.2010 Indonesia Pimpin Parlemen Islam Dunia
07.01.2010 Hidayat Nurwahid Minta Rehabilitasi Nama Gus Dur
05.01.2010 Hidayat: Sekalian Saja Soeharto & Gus Dur Dijadikan Pahlawan Nasional
09.12.2009 Ketua BKSAP Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Irak
09.12.2009 Hidayat Optimis Seluruh Delegasi Akan Setujui Draft Keuangan APA
09.12.2009 Draf Antiterorisme DPR Disikapi Hati-hati
09.12.2009 Hidayat Nur Wahid: 9 Desember Bukan Ancaman bagi Pemerintah
09.12.2009 Desak Berjalan Damai, Hidayat Nurwahid Juga Ingatkan SBY
08.12.2009 Delegasi APA Mulai Tiba di Bandung
Telusur
Arsip Berita
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
| 8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
| 15 |
16 |
17 |
18 |
19 |
20 |
21 |
| 22 |
23 |
24 |
25 |
26 |
27 |
28 |
| 29 |
30 |
31 |
|
|
|
|
|
Jumat, 04 Desember 2009 11:12:34 ¤ hit: 3129
Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Sidang Parlemen Asia
Jakarta - Indonesia kembali mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah Sidang Umum Asian Parliamentary Assembly (APA). Sidang Umum ke-4 APA yang akan dihadiri 26 negara anggota dan 4 negara peninjau akan digelar di Bandung, 7-10 Desember 2009.
"Kita pilih Bandung untuk mengingat semangat Konferensi Asia Afrika," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/11/2009).
Sebelumnya, sidang umum ke-3 APA diadakan di Jakarta November 2008 lalu. Sejak 2008, Indonesia juga mendapat kehormatan untuk memegang jabatan sebagai Presiden APA yang dipegang oleh Ketua DPR RI (ex-officio).
Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Hidayat Nurwahid mengatakan, sidang APA di Bandung nanti akan membahas isu yang terfokus pada masalah sustainable development (pembangunan berkelanjutan) sebagai pendekatan ekonomi dan sosial yang mempertimbangkan aspek pelestarian lingkungan.
"Kita akan merumuskan Deklarasi Bandung," cetus Hidayat.
Hidayat melanjutkan muatan deklarasi didasari semangat untuk memeperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang, terutama di Asia, yang kerap menjadi korban dari proses industrialisasi dan gaya hidup konsumtif umumnya di negara maju.
"Kita juga akan membahas bagaimana membangun kehidupan yang demokratis dan mengikis habis terorisme," ujarnya.
Sidang APA nanti juga sejalan dengan penyelenggaraan Copenhagen Climate Summit (COP-15) yang akan dilaksanakan seminggu setelah sidang Pleno ke-4 APA. Deklarasi Bandung diharapkan dapat memberikan dukungan bagi kesuksesan COP-15 dalam memformulasi regim penurunan emisi paska Kyoto Protokol dan berakhirnya protokol tersebut pada tahun 2012.
Sumber: DetikCom
Sebelumnya |