|
Terbaru Lainnya 01.02.2010 Indonesia Pimpin Parlemen Islam Dunia
07.01.2010 Hidayat Nurwahid Minta Rehabilitasi Nama Gus Dur
05.01.2010 Hidayat: Sekalian Saja Soeharto & Gus Dur Dijadikan Pahlawan Nasional
09.12.2009 Ketua BKSAP Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Irak
09.12.2009 Hidayat Optimis Seluruh Delegasi Akan Setujui Draft Keuangan APA
09.12.2009 Draf Antiterorisme DPR Disikapi Hati-hati
09.12.2009 Hidayat Nur Wahid: 9 Desember Bukan Ancaman bagi Pemerintah
09.12.2009 Desak Berjalan Damai, Hidayat Nurwahid Juga Ingatkan SBY
08.12.2009 Delegasi APA Mulai Tiba di Bandung
Telusur
Arsip Berita
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
| 8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
| 15 |
16 |
17 |
18 |
19 |
20 |
21 |
| 22 |
23 |
24 |
25 |
26 |
27 |
28 |
| 29 |
30 |
31 |
|
|
|
|
|
Rabu, 30 September 2009 10:09:07 ¤ hit: 3047
Hidayat Nur Wahid Sampaikan 8 Rekomendasi MPR
Mengakhiri masa jabatannya, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia menggelar Sidang akhir masa jabatan 2004-2009, Selasa(29/9) di Gedung Nusantara Komplek MPR/ DPR/ DPD RI. Sidang yang dipimpin Ketua MPR Hidayat Nur Wahid memberikan delapan rekomendasi bagi MPR periode berikutnya.
HNW Online: Delapan rekomendasi MPR itu adalah: Pertama, diharapkan MPR yang akan datang bisa melanjutkan sosialisasi UUD dan putusan-putusan MPR RI. Karena meski sudah disosialisasikan, masih banyak wilayah Indonesia yang belum tahu amandemen terakhir UUD. "Dari hasil evaluasi sosialisasi sebelumnya, banyak masyarakat yang belum mengerti dan paham isi dari UUD tersebut," kata Hidayat Nur Wahid. Rekomendasi kedua, Hidayat menginginkan adanya penguatan lembaga MPR diantara lembaga negara lainnya. Hal ini melanjutkan harapan masyarakat yang menginginkan MPR sebagai lembaga tertinggi negara. "Penting bagi MPR periode selanjutnya untuk menguatkan posisi MPR dianatar lembaga negara lainnya," urainya.
Hidayat juga merekomendasikan agar memasukkan muatan konstitusi ke dalam kurikulum pelajaran di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. Ini merupakan cara lain dari sosialisasi UUD NRI tahun 1945.
Untuk menghormati para founding fathers yang telah melahirkan MPR, HIdayat berharap peringatan Hari Lahir MPR yang jatuh pada tanggal 29 Agustus terus dilanjutkan.
Terakhir, yang paling penting bagi MPR sebagai lembaga, yang menurut UUD 1945 sebagai lembaga tertinggi, menjaga status pengelolaan keuangan MPR sebagai Wajar Tanpa Pengecualian(WTP). Status ini menurut BPK adalah yang paling tinggi dalam audit keuangan.
Sebelumnya |