Home » Liputan

Terbaru Lainnya

11.05.2010
Parlemen Indonesia curigai niat baik Israel

22.02.2010
BKSAP Sepakat Bentuk Panja MDGs

20.01.2010
Hidayat Nur Wahid Hadiri Sidang APPF ke-8

08.12.2009
Presiden Pagi Ini Buka Sidang APA

04.12.2009
Sidang Asian Parliamentary Asembly

04.12.2009
Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Sidang Parlemen Asia

05.11.2009
Kaukus Anggota DPR RI untuk Palestina

05.11.2009
Hidayat: Israel Tidak Layak Jadi Anggota Lembaga Internasional

30.10.2009
HNW Siap Jamin Chandra dan Bibit



Telusur


Arsip Berita

<< Juli 2010 >>
Ah Sn Sl Rb Km Jm Sa
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
Senin, 21 April 2008 10:04:01 ¤ hit: 3077

Hidayat: Ahmadiyah Silakan Pilih Muhammad atau Mirza


Jakarta - Ketua MPR Hidayat Nurwahid menawarkan solusi cepat untuk jamaah Ahmadiyah. Mereka cukup memilih siapa nabi mereka.

"Jika menghendaki menjadi bagian dari komunitas Muslim, sebaiknya mengakui nabinya adalah Muhammad dan bukan Mirza Ghulam Ahmad," kata Hidayat disela peluncuran buku di Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (20/4/2008).

Namun lanjutnya, jika Mirza tetap menjadi nabi mereka, Ahmadiyah bisa mendeklarasikan keluar dari Islam. Jika keluar dari Islam, maka umat Islam harus mendukung keberadaan mereka.

"Umat yang lain yang berbeda Tuhan dengan umat Islam kan tidak ada masalah," jelasnya.

Hidayat tidak setuju kalau ada masyarakat yang main hakim sendiri. Ahmadiyah harus diselesaikan dari kaca mata hukum.

"Umat jangan terprovokasi untuk bertindak anarkis," pungkasnya.


Sumber: DetikCom

Sebelumnya